Ahad, 4 Julai 2010

As-Syahid Faris Audah

kat ats ni gmbr t-shirt yg ak bli kat psta bku kat pkns
klu tgk yg real nye mmg smart!
klu korg prasan
kat t-shirt tu ade gmbr sorg budk kn?
sp budak tu?
tu la dia As Syahid Faris Audah
seorg budak lelaki yg brumur 11 thun
sgt2 la brani
seyes ak kagum ngn budak ni
nk tau lbih lnjut, sile tgk vid nih






Setiap zaman ada sejarahnya. Dan setiap sejarah mencipta pahlawannya sendiri. Begitu pun peristiwa intifadhah di tanah Palestina. Tak terhitung jumlahnya mereka yang syahid. Dan setiap darah yang mengucur dari luka perih yang mengaga, seolah menjadi penyubur lahirnya generasi yang siap syahid berikutnya. Tak harus orang dewasa, bahkan semangat kepahlawanan anak-anak Palestina tumbuh lebih cepat.

Adalah Faris Audah, usianya saat itu baru berusia 11 tahun. Hari itu, tanpa ada perasaan takut sedikitpun ia melompat ke jalan dan bergerak maju menghadang tentara dan tank Zionis Israel seorang diri. Ya seorang diri, dan berdiri tepat di depan moncong tank Israel. Dengan berbekal keyakinan iman yang membuncah di dada, kalimat takbir 'Allahu Akbar!' ia lemparkan sekuat tenaga batu di tangan.

Memang lemparan batunya tidak mampu menggores sedikitpun tank Zionis Israel. Apalah arti tenaga seorang bocah seperti Faris. Batunya hancur berhadapan dengan pongahnya dinding tank. Tak berarti apa-apa. Tapi bukan itu pesan Faris. Pesannya yang hendak disampaikannya adalah "Hanya ada satu kata : Lawan!", Lawan segala kezaliman dan anak-anaknya yang lahir dari rahim zionis.

Komandan tentara Zionis Israel yang menyaksikan hal tersebut jengah. Ada ketakutan yang menyelinap. Bagaimana mungkin seorang anak yang biasanya asyik bermain dan cenderung abai dengan lingkungan, menjadi begitu beraninya berhadapan dan menantang senjata yang sewaktu-waktu dapat mencabut nyawanya.

Waktu seolah membisu. Komandan tersebut menjadi kalap. Dan malamnya Faris Audah dijemput paksa dari rumahnya, dari perlindungan orang tuanya. Faris Audah pun dieksekusi, ia pun gugur, syahid di jalan Allah dan telah menjadi korban kejahatan Zionis Israel. Pikiran picik mereka; membiarkan Faris tumbuh dewasa adalah memelihara bom waktu bagi Israel. Faris berpotensi menjadi sosok pejuang handal, seperti Imad Aqil, Yahya Ayyasy dan Mahmud Abu Hannud.

Ia memang gugur, namun sebagaimana janji Allah, sesungguhnya ia hidup di sisi Allah swt. "Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki." (QS Ali Imran : 169)

Foto Faris kini tersebar ke penjuru dunia. Ia menjadi salah satu tonggak perlawanan jihad anak-anak Palestina. Faris tidak sendiri. 'Adik-adiknya' pun melakukan langkah-langkah yang sama. Seperti satu kisah nyata lainnya. Sang kakak (5 tahun) diajak berdemo melempar batu oleh adiknya (berumur 3 tahun).

sedih ak bc sal faris nih
can't stop myself from watching this video
sgt2 la kagum dgn keberanian beliau
betapa Allah itu Maha Berkuasa
klu korg tgk vid tuh
ade stu part yg mane faris dikejar oleh tentera israel yg bersenjata
tp last2 tentera israel tu pulak yg dirembat dgn batu oleh faris yg lgsung x gentar dgn mereka
di sini dpt kt tau yg tentera israel ni mmg sgt takut ble melihat kt umat Islam brani menentang mreka
even brsenjatakn sniper tp diorg x brani mana pn sbnrnye
dan stu bnda yg ak xleh brhenti fikir ialah
membandingkn kanak2 laki palestin nih dgn laki2 di Malaysia
hmmm....x prlu la ak describe rase nye
korg sndiri dpt lihat kn keruntuhan akhlak kt mesia skng ni
bukn la nk ckp ak ni baik sgt
tp juz imagine la
klu Malaysia ni diserg
adekh kt akn mempunyai smgt brjihad spt faris ni?

gmbr2 pahlawan licik palestin yg sgt brani:






p/s: huhu...lggar mc tuk x update blog sbulan. ape2 pn sedekahkn Al-Fatihah kpd As-Syahid Faris Audah dn para2 syuhada yg lain...

Tiada ulasan: